Tag Archives: bdm

Ber-Adu dalam Memori ke-88

Musisi kelahiran Solo ini tentu tidak asing bagi pecinta musik pada dekade 50 hingga 70-an. Itulah Zaenal Arifin si komandan Zaenal Combo pengiring lagu-lagu dari biduan dan penyanyi terkenal masa itu.

Pertanyaan :
1. Apa nama orkes yang dipimpin oleh Zaenal Arifin sebelum mendirikan Zaenal Combo?
2. Siapa saja personil dari jawaban nomor satu diatas?


Jawaban BdM untuk edisi ke-87 adalah : (1) VIVI SUMANTI, dan (2) BILA KEMBALI. Nomor 1 dan 2 dijawab benar oleh Mas SimonBSD, Mas Bambang dan Mas Denny.

FacebookTwitterGoogle+Share

7 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-87

Penyanyi cilik wanita ini lahir di Manado tahun 1953. Di usianya yang masih belasan tahun pernah meraih juara pertama Pop Singers tahun 1968 untuk kategori wanita, sementara untuk kategori pria diraih oleh Frans Daromex.
Lagu yang dilantunkan pada festival Pop Singers oleh penyanyi cilik itu hasil karya cipta Bahrum Andria.

Pertanyaan :
1. Siapa penyanyi wanita yang dimaksud?
2. Apa nama judul lagu karya Bahrum Andria yang memenangkan festival itu?


Jawaban BdM ke-86 adalah : (1) Badju Baru, dijawab benar oleh DenmasIndro. (2) Parlin Pardede, Piet Sihombing dan Tigor Tobing (Trio Parsito), terjawab benar oleh Mas SimonBSD dan DenMasIndro.

FacebookTwitterGoogle+Share

7 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-86

Beradu dalam Memori edisi ke-86 hadir dengan pertanyaan tentang tembang jadul dekade 60-70 an.

1. Musik instrumental ini dimainkan oleh Band Pamor asuhan Fred Firmansjah.  Nah cermati musiknya berikut ini :

Pertanyaan : Apa nama judul lagu itu dan siapa penyanyinya?

2. Melalui lagunya seperti Kalimantan Utara, Balada Dwikora ataupun Madju Pahlawan, penyanyi ini kendati bukan bersaudara tidak seperti halnya Tiga Dara Sitompul, Salanti Bersaudara, Yanti Bersaudara dan lainnya, namun masih satu daerah Tapanuli Sumatera Utara.
Pertanyaan : Siapakah nama ketiga atau trio penyanyi tersebut?


Jawaban BdM edisi ke-85 yaitu : (1) Titiek Puspa, dijawab benar oleh mas SimonBSD, Mas Denny, Ibu Djudju dan Mas Bambang. (2) Ricky & Jimmy, terjawab oleh Mas SimonBSD, dan Ibu Djudju (nilainya hanya 50 karena menjawab Ricky & Micky).

FacebookTwitterGoogle+Share

10 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-85

Untuk pertanyaan pada BdM edisi ke-85 ini tentang nama biduan dan penyanyi lawas.

1. Biduanita ya penyanyi, pencipta lagu ini sangat idealis sekali. Apa saja yang dilihat, dialami, didengar dan dirasakan menjadi bahan inspirasinya dalam mencipta dan membuat lagu. Kelahiran November 1937 ini, hingga sekarang masih nampak segar dan awet muda.
Pertanyaan : Siapakah itu?

2. Masih ingat dengan lagu Terkenang (karya Jessy Wenas) ataupun Patah Tjengke. Itulah The Begou’s penyanyi era 60-70an.
Pertanyaan : Siapa sebenarnya The Begous itu?


Jawaban BdM ke-84 adalah : (1) Kr Remaja Pancasila (dijawab benar oleh Bu Nani) dan Klambi Batik oleh penyanyi Nurhana. (2) Mus Mulyadi, dijawab betul oleh Bu Nani.

FacebookTwitterGoogle+Share

7 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-84

Bertepatan dengan moment yang bersejarah diawal bulan ini, adu memori kali mengajukan pertanyaan sebagai berikut :

Dua lagu dibawah ini berirama kroncong dan semi campursari dari penyanyi yang tidak asing lagi. Nah nikmati lagunya berikut ini.

Pertanyaan :
1. Apa nama kedua lagu tersebut?
2. Siapa nama penyanyi untuk lagu yang pertama?


Jawaban BdM edisi ke-83 adalah : (1) Rachmat Effendy, dijawab Pak. Sudja’i dengan menyebut Effendy dan di iyakan oleh Mas Priyonggo. (2) Mama Hao – Ibu Tercinta oleh Titiek Sandhora, dijawab benar Bu. Nani dan Mas Bambang.

FacebookTwitterGoogle+Share

6 Comments

Filed under Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-83

Bermemori Ria kali ini dengan pertanyaan tentang penyanyi era 60-an dan lagu mancanegara.

1. Dengan lagunya Putri Bali rilis tahun 1963 bersama Orkes Bhineka Eka Nada, nama Pepen begitu terkenal. Sejatinya nama Pepen yang lahir di Subang itu nama julukan yang diberikan ibu dan ayahnya.
Pertanyaan : Siapa nama asli dari Pepen itu sebenarnya?

2. Simak dan cermati lagu Mandarin yang mempunyai kemiripan dengan lagu pop Indonesia berikut ini :

Pertanyaan : Apa nama lagu Indonesia dan siapa penyanyinya?


Jawaban BdM ke-82 adalah : (1) Bengawan Solo cipt. Gesang, dijawab benar oleh Mas Sudja’i Sarmo, Bu Nani, Mas Bambang dan Mas Denny. (2) Ratmi B.29, benar terjawab oleh Bu Nani dan Mas Bambang.

FacebookTwitterGoogle+Share

5 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-82

Untuk BdM edisi ke-82, kali ini menghadirkan pertanyaan tentang penyanyi keroncong.

1. Tidak disadari bahwa lagu ciptaan ini begitu membumi bahkan cukup dikenal di mancanegara.
Ada pepatah tiada rotan akarpun jadi. Dengan selembar kertas bungkus rokok, ia goreskan pensil untuk menulis syair sebuah lagu. Sambil duduk dipinggir kali dan bersenandung terinspirasi mengalir rangkaian kata dan syair yang indah. Disaat tertentu engkau sebagai penampung tetesan air dari langit untuk dibawa ke samodera nan luas.
Pertanyaan : Apa nama lagu ciptaan tsb?

2. Penyanyi dan artis komedian era 70-an ini begitu tenar lantaran memiliki nama yang nDeso, dan wajah yang lucu, bulat dengan body gemuk dan bertubuh tambun. Sebagai pelantun lagu jawa “Gethuk Goreng” oleh Wakil Gubernur DCI Djakarta Laksda Wiriadinata dianugerahi predikat nama sesuai dengan postur tubuhnya. Salah satu album keroncongnya bersama Keroncong Tetap Segar pimpinan Soedjoeki dengan lagu antara lain Kr. Pendirian Penyanyi, Kr. Aku Rela.
Pertanyaan : Siapakah penyanyi dan artis komedian ini?


Untuk jawaban BdM edisi ke-81 ini diboyong oleh Mas SimonBSD dengan jawaban : (1) Tuty Daulay dan (2) Lalu Lintas Djakarta. Jawaban yang benar ini juga di amini oleh DenMas Indranoto.

FacebookTwitterGoogle+Share

16 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-81

Sejak usianya belasan tahun, ia sudah mulai menyanyi tatkala pesta-pesta di sekolah. Lagu-lagu yang didendangkan begitu sentimentil dengan suara yang tergolong messo sopraan. Dengan bimbingan dari Djawatan Kebudajaan Sumatera Utara, penyanyi kelahiran Aceh ini selalu diberi kesempatan ikut serta dalam misi kesenian Indonesia ke negara Rusia, Korea, Vietnam, RRC dan Malaysia. Tahun 1953 dan 1954, ia terpilih sebagai Bintang Radio Jenis Hiburan Sumatera Utara.
Diantara salah satu lagunya dapat Anda dengarkan seperti disini [banjak jang tak mau kenal peraturan lalu lintas] hasil karya cipta dari Saiful Bahri. Lagu lainnya seperti Serunai Malam, Tudung Periuk, Sml di Malaya, Sembah Bakti.

Pertanyaan :
1. Siapakah penyanyi dimaksud?
2. Apa nama judul lagu karya Saiful Bahri tsb?


Jawaban BdM edisi ke-80, dijawab benar oleh Mas SimonBSD, Mas T.A. Priyonggo, Mas Bambang dan Mas Denny, dengan jawaban Killing Me Softly With His Song.

FacebookTwitterGoogle+Share

7 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-80

Setelah Anda mendengar lagu instrumental ini, memori akan melayang jauh ke tahun 60-70an. Lagu ini pernah hit oleh Roberta Flack. I heard he sang a good song, I heard he had a style.
Berikut alunan musik indah dimaksud.

Pertanyaan : Apa nama lagu instrumental tersebut?


Jawaban BdM edisi ke-79 adalah : (1) The Singers, dijawab benar oleh Mas SimonBSD dan Mas Denny. (2) Neneng Salmiah, Tuty Taher, dan Henny Purwonegoro kemudian ditambah lagi Uun Sarbini, dijawab benar oleh Mas SimonBSD.

FacebookTwitterGoogle+Share

4 Comments

Filed under Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-79

Dekade 60-70 an tidak sedikit bermunculan Band-Band Wanita.  Sebut saja seperti Dara Puspita, Yanti Bersaudara, Trio Visca, Salanti Bersaudara dan lain sebagainya.
Salah satu penggagas terbentuknya Salanti Bersaudara adalah Siti Salamah Kurniati atau lebih akrab disebut Sally Sardjan saudara Titi Qadarsih. Kiprah Salanti Bersaudara (Sally Sardjan, Anny Tjokro dan Titi Qadarsih) didunia musik tidak bisa bertahan lama. Sementara niat Sally Sardjan begitu besar untuk meneruskan cita-citanya dalam dunia musik. Kemudian tahun 1967 Sally Sardjan mengajak Shinta Dungga untuk membentuk sebuah Band Wanita.

Pertanyaan :
1. Apa nama Band Wanita dimaksud?
2. Siapa saja personil dari pada Band tsb selain Sally Sardjan dan Shinta Dungga?


Jawaban BdM edisi ke-78 adalah : (1) Diah Iskandar, dijawab benar Mas Simon dan Bu Nani, Titiek Puspa, dijawab benar oleh Mas Simon, Mas Ananto dan Bu Nani, dan satu lagi Darsih Kissowo, tidak ada jawaban yang benar. (2) Teresa Teng, yang dijawab benar oleh Mas Denny dan Bu Nani.

FacebookTwitterGoogle+Share

2 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori