Tag Archives: bdm

Ber-Adu dalam Memori ke-109

Penyanyi dekade 60-an ini dalam mendendangkan lagu vokalnya selalu dengan nada dasar rendah dan terasa begitu tidak begitu ngoyo. Coba perhatikan lagu jenis keroncong seperti Jangan Ditanya, Gambang Semarang, Rindu dan lainnya. Lagu-lagu lain yang begitu terkesan seperti Rujak Uleg, Jali-Jali dan satu lagi karya Zabir Zaid “Sayang Di Sayang”. Sayang penyanyi ini telah meninggalkan kita sejak 30 April 2014 dalam usia 70-an tahun.

Pertanyaan :
1. Siapakah penyanyi dimaksud?
2. Dikenal dengan sebutan apa?


Jawaban BdM ke-108 adalah : (1) Rima Melati, (2) Marjolien Tambajong atau Lientje Tambajong. Keduanya dijawab benar oleh Mas SimonBSD, Mas Soma Kancil dan Mas Rusli Z.

FacebookTwitterGoogle+Share

7 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-108

Lagu berikut ini biasanya kita dengar dari Adi & Endi ataupun Bing Slamet. Namun pembawa lagu yang ini adalah seorang wanita. Dia ini adalah seorang peragawati, bintang film dan juga musisi. Konon nama aslinya berbau kebarat-baratan, dan oleh Presiden Soekarno kemudian diganti dengan nama yang asli ke Indonesia-an.
Nah inilah lagu yang siap Anda cermati dan dengar suaranya.

Pertanyaan :
1. Siapa nama penyanyi lagu dimaksud?
2. Apa nama asli dari penyanyi tersebut?


Jawaban BdM edisi ke-107 adalah : (1) Pertemuan Di Danau Toba, terjawab benar oleh Mas Wijono, Mas Bambang, Mas Soma Kancil, dan Mas Martinus. (2) Ernie Djohan, benar dijawab oleh Mas SimonBSD, Mas Wijono, Mas Bambang, Mas Soma Kancil dan Mas Martinus.

FacebookTwitterGoogle+Share

15 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik

Ber-Adu dalam Memori ke-106

Beradu dalam Memori edisi ke-106 mengajak bermemori ria tentang tembang-tembang tempo doeloe.

1. Perhatikan lirik tembang lawas ini : “Angin menderu, dahan djatuh menimpa batu, kuburan (2x), Murai terkedjut berkitjau-kitjauan, langit mendung di liputi awan, alamat bumi di sirami hudjan, sayang di sayang” dst…
Konon lagu karya Zubir Said ini juga disebut juga Angin Menderu.
Tembang yang sangat populer dekade 50-an pernah menghiasi film berjudul “Ratjun Dunia”
Pertanyaan : Siapa nama penyanyi sebagai backsound dalam film tsb?

2. Nusantara memang kaya akan lagu-lagu daerah. Salah satu lagu daerah tersebut (versi orkestra) yaitu :

Pertanyaan : Apa nama judul lagu tsb dan dari daerah mana?


Jawaban BdM edisi 105 adalah : (1) Arie Koesmiran, dapat dibuktikan kesini. Terjawab benar oleh Mas BambangBdg, Mas Soma Kantjil, Mas Denny dan Mas Umar Usman. (2) Emilia Contessa, lihat disini. Dan dijawab betul oleh Mas SimonBSD, Mas Wijono, Mas BambangBdG, Mas Soma Kantjil, dan Mas Umar Usman.

FacebookTwitterGoogle+Share

19 Comments

Filed under Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-105

Beradu dalam Memori kali ini mengalami delay karena ada gangguan aliran listrik selama kurang lebih 20 jam.  Berikut pertanyaan pada edisi ke-105.

Kedua penyanyi era 60-70an ini sama-sama berasal dari Jawa Timur.
-Di usia belasan tahun kelas V SD, ia sudah meraih predikat Ratu Pop Singer PON VII se Jawa Timur tahun 1970. Kemudian mulai mengeluarkan album perdananya berjudul Kenangan Desember.
-”Singa Panggung Asia” itulah sebuatan penyanyi kelahiran September 1957 ini oleh Majalah Asia Week tahun 1975. Penyanyi yang bersuara soprano ini kini mengabdikan sebagai wakil rakyat.

Pertanyaan :
1. Siapakah si Ratu Pop Singer itu?
2. Siapakah Singa Panggung Asia tsb?


Jawaban BdM ke-104 adalah (1) Si Kantjil dan (2) A. Rijanto. Keduanya dijawab benar oleh Mas SimonBSD dan Mas Denny.
Mohon maaf atas keterlambatan BdM edisi 105 ini.

FacebookTwitterGoogle+Share

29 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-104

Perhatikan dan simak intro dari sebuah lagu tempo doeloe dekade 60-an berikut ini :

Pertanyaan :
1. Hayo apa nama judul lagu itu?
2. Siapa pencipta dari lagu dimaksud?


Jawaban BdM edisi ke-103 adalah (1) Gelas-Gleas Kaca, dan (2) Nia Daniaty. Keduanya dijawab benar oleh Mas SimonBSD, Mas Denny dan Bu Cealicia Mindarti.

Selamat Tahun Baru Imlek 2566
(Tahun Kambing Kayu)

FacebookTwitterGoogle+Share

11 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-103

Lagu ciptaan Rinto Harahap [ telah berpulang ke Rahmatullah 9/02/2015 ] era 80-an ini terinspirasi saat ia sedang berkunjung ke salah satu panti asuhan. Melihat anak-anak kecil yang berada di ruang berdinding kaca. Mereka ditinggal begitu saja dalam boks di depan pintu asuhan oleh orang tua mereka.
Sedih…, terharu… bahkan sampai menangis meneteskan air mata, demikian kata Rinto Harahap.
Dari situlah kemudian lahirlah lirik sebuah lagu yang sendu dan sentimentil. “Siapa diriku ini, ayah aku tak punya, ibu pun tak punya. Siapapun aku tak punya”.
Pertanyaan :
1. Apa nama lagu karya Rinto Harahap tersebut?
2. Siapa penyanyi yang mempopulerkan lagu itu?


Jawaban BdM edisi ke-102 adalah (1) Band Bina Ria pimpinan S. Warno, dijawab benar oleh Mas Soma (Marno) dan Mas Wijono. Sementara untuk jawaban pertanyaan nomor 2 benar semua, yaitu diantaranya Pantai Pataya, Surabaya, Pusdi dlnya.

FacebookTwitterGoogle+Share

21 Comments

Filed under Musik, tak berkategori

Ber-Adu dalam Memori ke-102

1. Penyanyi yang menghadiahkan sapu tangan merah jambu ini  pernah membentuk Band. Diantara lagunya berjudul Ditinggal Ibu diiringi oleh Band dimaksud.
Pertanyaan : Apa nama Band itu?

2. Demikian mereka pulang dari lawatannya ke negeri Gajah Putih, group penyanyi cewe-cewe asal Surabaya ini terinspirasi untuk membuat lagu.
Pertanyaan : Sebutkan 2 diantara lagu tersebut?


Jawaban BdM edisi ke-101 diboyong keduanya oleh Mas SimonBSD. Yaitu dengan jawaban (1) Sorga Di Telapak Kaki Ibu dan (2) Sri Ajuda.

FacebookTwitterGoogle+Share

10 Comments

Filed under jadul 60-70, tak berkategori