Ber-Adu dalam Memori ke-192

1. Dia adalah seorang penyanyi, pelawak dan juga sebagai pemain film pada dekade 60-an. Pria yang lahir di Jakarta tahun 1939 ini sering mengisi acara Panggung Gembira di RRI Jakarta asuhan Pak Kasur untuk bermain drama dan membaca sajak.
Pertanyaan : Siapakah pria yang dimaksud itu?

2. Tembang jawa karya cipta Ki. Wasitodipura ini terinspirasi dari pemikirannya bahwa perilaku dan perbuatan penyalah gunaan duit negara itu sangat membahayakan bagi suatu negara.
Pertanyaan : Hayo,.. apakah nama tembang jawa itu?


Jawaban BdM ke-191 adalah : [1] Surti Suwandi, Pranawengrum dan Masnun, ini dijawab benar oleh Pak Sudja’i Sarmo utamanya untuk Surti Suwandi, Pranawengrum, sementara mestinya Masnun dijawab Sri Rahayu.
[2] Bimbi, benar sekali jawaban Mas Wijono.

5 Comments

Filed under tak berkategori, tembang jawa

5 Responses to Ber-Adu dalam Memori ke-192

  1. Pagi Mas Simon…. kesiangan nih BdM nya. Saking asyiknya mantau perkembangan situasi belakangan ini, lupa BdM. hahahahaha……..

  2. Sudja'i Sarmo

    Nomor 2, Kuwi Opo Kuwi.

    Selamat pagi semuanya. Padahal ditempat saya sudah jam setengah sebelas siang.

  3. sugeng sonten Rakamas Wandi 🙂
    ikut nebak yg no. 2 saja, karena ini tembang kesukaan saya

    2. “Kuwi Opo Kuwi”

    selain tembang tersebut, sampai saat ini masih menyenangi tembang lain karya K.P.H. Notoprodjo, a.k.a. K.R.T. Wasitodipuro, (beliau terlahir dengan nama Wasi Jolodoro), yaitu “Gugur Gunung” dan “Modernisasi Desa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.