Category Archives: jadul 60-70

Penyanyi Legendaris Ernie Djohan – Telok Bayur

imagebam.com

Ernie Djohan, penyanyi legendaris yang lahir 6 April l951 dari keturunan darah Minang putri diplomat M. Djohan Bakhaharudin. Di usia belasan tahun ia sudah bernyanyi untuk Radio Talenta si Singapura tahun 1962. Tidak itu saja, Ernie Djohan pernah menjuarai All Singapore’s School Talentime. Ia melakoni rekaman pertamanya di Singapura dibawah Phillips Recording Company di Singapura. Diantara lagu yang hingga kini masih terkenal antara lain Telok Bayur, Kau Selalu Dihatiku, Kembalilah.

3 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik

S. Bekti – Kopi Jae; Langgam Jawa

S. Bekti merupakan penyanyi keroncong era 50-an, muncul di dunia musik genre keroncong saat dibentuknya Radio Orkes Surakarta. S. Bekti ini pernah menduduki juara Lomba Bintang Radio dan Televisi. Sudah banyak lagu-lagu keroncong jawa yang dibawakan olehnya.
Berikut lagu keroncong langgam jawa dari S. Bekti seperti pada album Kopi Jae ini.

  1. Kopi Jae  [S.Bekti, Ismanto]
  2. Hari Kartini  [Herwijati]
  3. Pituturku  [S.Bekti dkk]
  4. Puspawarna  [Herwijati]
  5. Entik-Entik  [Muljani, Ismanto]
  6. Selendang Lurik  [Muljani]
  7. Menyang Pasar  [S.Bekti, Ismanto]
  8. Setya Asih  [Muljani]
  9. Sastrakara  [S.Bekti]
  10. Manuk Glatik  [Ismanto, Mini Sutoyo]
  11. Endahing Desaku  [S.Bekti]
  12. Pilihanku  [Ismanto, S.Bekti]

Link download keseluruhan : disini

3 Comments

Filed under Audio, jadul 60-70, Musik

Soundtrack Film “Dimana Kau Ibu”

Film “Dimana Kau Ibu” 1974 dengan pemain seperti Rano Karno, Lenny Marlina, Mieke Wijaya ini dihiasi backsound dari The Twins asuhan Idris Sardi bersama alunan suara dari Rano Karno, Tanti Yosepha dan Yenny.

Leave a Comment

Filed under Audio, jadul 60-70, Musik

Wieteke van Dort – Jatihouten Kist

Wieteke van Dort (Tante Lien) yang aslinya bernama Louise Johanna Theodora Wieteke van Dort adalah seorang penyanyi kelahiran Surabaya 16 Mei 1943. Sejak usia 14 tahun Tante Lien menetap di negeri Belanda meniti karir sebagai penyanyi. Lagu yang cukup dikenal adalah Geef Mij Maar Nasi Goreng (Beri Saja Aku Nasi Goreng). Berikut diantara lagu dari Wieteke van Dort yang tidak melupakan Indonesia.

Leave a Comment

Filed under jadul 60-70, Musik

Orkes Rajuan Timur – Lokananta

imagebam.com
Lokananta sebagai perusahaan rekaman musik pertama di Indonesia yang berdiri tahun 1956. Ribuan master dalam kepingan Piringan Hitam dari berbagai musik Indonesia dari keroncong, pop, tradisional hingga jazz tersimpan di Lokananta. Genre tradisional seperti wayang orang, gending Jawa, lagu Bali, Sunda dan Batak hingga pidato kenegaraan oleh Presiden Soekarno merupakan koleksi yang ada di Lokananta. Untuk genre keroncong seperti Orkes Keroncong Surakarta, Djakarta, Semarang pun tersedia disana.

Sebagai contoh, berikut ini lagu keroncong dari Leby bersama Orkes Rajuan Timur.

Melestarrikan budaya bangsa warisan leluhur sebagai wujud jati diri dan watak bangsa Indonesia.

2 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik

Sujono Karsono – Kasih Maafkanlah Beta

Sujono Karsono atau sering disebut Mas Yos adalah sebagai pendiri Irama Record, 1954, yang merupakan label rekaman pertama di Indonesia. Pensiunan Angkatan Udara [ dijuluki The Singing Commodore] ini sejak tahun 50-an menekuni dunia musik. PH pertama dirilis tahun 1961 dengan lagunya Semalam Di Malaya diiringi Orkes Studio Djakarta asuhan Sjaiful Bahri.
Dalam dunia perekaman, ia menggandeng dengan beberapa penyanyi sohor seperti Sam Saimun, Bing Slamet, Ratna, Heriati, Diah Iskandar.
Salah satu lagu dari Sujono Karsono adalah Kasih Maafkanlah Beta garapan M. Embut iringan musik Mus Mualim [Sandingkan dengan lagu Amore Scusami]

Maafkanlah beta
Bila kuteteskan air mata
Hati tersajat tinggalkan dikau
Pergi djauh

Sentuhan bibirku
Tanda selamat tinggal bagimu
S’bagai kenangan kasih dan sutji
Dan abadi

Malam itu kusangka
Permainan belaka
Seakan ombak samudra
Menghempas di pantai sukma

Dikau kubelai mesra
Djiwaku terpesona
Kiranja itu pertanda
Kudjatuh di lembah tjinta

Leave a Comment

Filed under jadul 60-70, Musik

Ber-Adu dalam Memori ke-219

1. Ini lagu keroncong  dalam irama instrumental hasil karya cipta Kusbini. Irama musiknya seperti berikut :

Pertanyaan : Apa nama judul lagu keroncong dimaksud?

2. Group Band legendaris era 70-an ini personilnya terdiri dari berbagai etnis Nusantara, tidak seperti umpama Koes Plus, Panbers.
Pertanyaan : Sebut nama lain dari Group Band tsb?


Jawaban BdM edisi ke-218 adalah : [1] Dewi Yull, terjawab benar oleh Mas SimonBSD. [2} Matsuri, dijawab benar oleh Mas Wijono.

7 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, tak berkategori

Mengenang Tembang D’Lloyd

imagebam.com Awalnya band D’Lloyd ini dibentuk secara internal dalam perusahaan Djakarta Lloyd tahun 60-an. Personilnya dari berbagai etnis seperti dari Ambon, Aceh, Surabaya yaitu Bartje Van Houten [gitar], Syamsuar Hasyim [vokal], Chaeroel Daud [drum], Yuyun saxophone], Budiman Pulungan [keyboard], Sangkan Panggabean/Papang [bass] dan Yustian [gitar].
Tahun 1972 merillis album perdana (volume 1) dengan 10 lagu yaitu :

  1. Titik Noda
  2. Christmas Day
  3. Kembalilah
  4. Menunggu dan Mencari
  5. Burung Malam
  6. Gubahanku
  7. Cinta Tersita
  8. Lupakan Pertengkaran
  9. Bermimpi
  10. Pantai Natsepa

Berikut ini beberapa lagu dari D’Lloyd yang pernah populer kala itu.

1 Comment

Filed under jadul 60-70, Musik

Musisi D’Lloyd Bartje V.Houten meninggal dunia

Vokalis group musisi legendaris era 70-an D’Lloyd, Bartje Van Houten meninggal dunia pada hari Jum’at 5 Mei 2017 pukup 13.30 WIB.
Sebagai pencetus group D’Lloyd, ia dikenal dengan lagu-lagunya yang cenderung mencerminkan situasi sosial politik serta ratapan dan kesedihan. Diantara lagu ciptaannya adalah seperti Hidup Dibui, Apa Salah dan Dosaku, Kini Kusadari.

Selamat jalan Bartje Van Houten, karya lagu-lagumu akan selalu terkenang.

Leave a Comment

Filed under jadul 60-70, Renungan

Samudraku – Ernie Djohan

Pada album dibawah Intan Records (INEP-4002) ini Ernie Djohan merilis 5 lagu yaitu Kembalilah, Samudraku [bukannya Samudra], Hudjan dan Kau Selalu Dihatiku, Sendja Dibatas Kota.

2 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik