Category Archives: Renungan

Pesan dan Makna Puasa+Idul Fitri

Puasa dan Idul Fitri merupakan ritual agama bagi kalangan umat Islam secara keseluruhan. Ritual ini sudah tidak bisa lagi dipahami sebagai fenomena agama formal, tetapi telah menjadi fenomena sosial budaya. Disatu sisi  sebagai legal formalistik, dan disi lain kuatnya tarikan gaya hidup yang serba materi. Tarikan kutub formal membawa manusia pada pola sikap legal formalistik dimana ibadah puasa justru menjadi sikap konsumtif, sementara solidaritas sosial sebagai hakikat puasa justru terlupakan. Inilah yang perlu kita cermati [GusDur].

= PEPELING=

Jaman akhir akeh wong podo keblinger
Ora eling pranatan sarta aturan
Mburu donyo ngumbar nafsu golek seneng
Lali marang pepengete Gusti Allah

Apa gunane urip neng alam donya
Yen nglerwake dawuhe kang maha mulyo
Ayo dulur dawuh Gusti lakonono
Amrih bisa urip tentrem saklawase

Leave a Comment

Filed under Musik, Renungan

Renungan Ilir-Ilir – Kyai Kanjeng [Cak Nun]

Renungan tembang Ilir-Ilir karya Sunan Kalijaga yang penuh makna dan pitutur.

Mengajak semua memasuki dunia Lir ILir……(Lir iLir….Lir iLir….Tandure woh sumilir tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar………..)
Kanjeng Sunan Ampel seakan-akan baru hari ini bertutur kepada kita, tentang kita, tentang segala sesuatu yang kita mengalaminya sendiri namun tidak kunjung sanggup kita mengerti. Sejak lima abad silam syair itu telah Ia lantunkan dan tak ada jaminan bahwa sekarang kita sudah paham, padahal kata-kata beliau mengeja kehidupan kita ini sendiri, alfa….beta..alif…ba….’ ta’….kebingungan sejarah kita dari hari-kehari, sejarah tentang sebuah negri yang puncak kerusakannya terletak pada ketidak sanggupan para penghuninya untuk mengakui betapa kerusakan itu sudah sedemikian tidak terperi “menggeliatlah dari matimu!!! tutur sang Sunan…” Siumanlah dari pingsan berpuluh-puluh tahun, bangkitlah dari nyenyak tidurmu sungguh negri ini adalah penggalan Surga!! Surga seakan-akan pernah bocor mencipratkan kekayaan dan keindahannya, dan cipratan keindahan itu bernama Indonesia Raya. Kau bisa tanam benih kesejahteraanapa saja diatas kesuburan tanahnya yang tidak terkirakan ditengah hijau bumi kepulauan yang bergandeng-gandeng mesra. Continue reading

Leave a Comment

Filed under Budaya, Renungan, tembang jawa

Gus Dur – Sholawat Syi’ir Tanpo Waton

Sholawat syi’ir karya Gus Nizam (K.H. Mohammad Nizam As Shofa) ini terinspirasi oleh keprihatinan atas perilaku umat, begitu mudahnya orang mengumbar kekerasan dan begitupula gampangnya mengkafirkan orang, namun tidak memperhatikan kekafiran dirinya sendiri.
Dalam baitnya disebutkan betapa banyak orang yang hafal Al-Qur’an dan Hadis namun justru senang mengkafirkan orang lain, sementara kekafiran dirinya sendiri tak pernah diperhatikan. Begitulah sifat mereka yang masih kotor hati dan akalnya.
Betapa banyak golongan yang merasa dirinya paling paham makna Al-Qur’an dan Hadis lalu mengklaim diri sebagai golongan yang paling benar, dan pada saat yang sama merasa berhak mengkafirkan golongan lain?

akeh kang apal Qur’an haditse
seneng ngafirke marang liyane
kafire dewe gag di gatekake
yen isih kotor ati akale
yen isih kotor ati akale

Simak lirik lengkapnya :

Liriknya:
Astagfirullah robbal baroya
Astagfirulloh minal khotoya
Robbi zidni `ilmannaafii’a
Wawaffikni `amalan sholiha

Ya Rosulallah, Salamun ‘Alaik
Ya Rofi’asy – syani waddaroji
‘Atfatan yajirotal ‘alami
Ya uhailal judi walkaromi (2x)
________________________

Ngawiti ingsun nglaras Syiiran
Kelawan muji marang Pangeran
Kang paring rahmat lan kenikmatan
Rino wengine tanpo pitungan (2x)

Duh bolo konco priyo wanito
Ojo mong ngaji Syare’at bloko
Gur pinter ndongeng,
nulis lan moco
Tembe mburine bakal sengsoro (2x)

Akeh kang apal Qur’an haditse
Seneng ngafirke marang liyane
Kafire dewe gag di gatekke
Yen isih kotor ati akale (2x)

Gampang kabujuk nafsu angkoro
Ing pepaese gebyare ndunyo
Iri lan meri sugihe tonggo
Mulo atine peteng lan nisto (2x)

Ayo sedulur jo nglaleake
Wajibe ngaji sak pranatane
Nggo ngandelake iman tauhite
Baguse sangu mulyo matine (2x)

Kang aran soleh bagus atine
Kerono mapan seri ngelmune
Laku thoriqot lan ma’rifate
Ugo hakikot manjing rasane (2x)

Al-Qur’an Qodim wahyu minulyo
Tanpo ditulis biso diwoco
Iku wejangan guru waskito
Den tancepake ing njero dodo (2x)

Kumantil ati lan pikiran
Mrasuk ing badan kabeh jeroan
Mu’jizat Rosul dadi pedoman
Minongko dalan manjinge iman (2x)

Kelawan Allah kang moho suci
Kudu rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadhohi
Dzikir lan suluk jo nganti lali (2x)

Uripe ayem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo najan pas pasan
Kabeh tinakdir saking pengeran (2x)

Kelawan konco dulur lan tonggo
kang podo rukun ojo ngasio
Iku sunahe Rosul kang mulyo
Nabi Muhammad panutan kito (2x)

Ayo nglakoni sakabehane
Allah kang bakal ngangkat derajate
Senajan ashor toto dhohire
Ananging mulyo maqom drajate (2x)

Lamun palastro ing pungkasane
Ora kesasar roh lan sukmane
Den gadang Allah swargo manggone
Utuh mayite ugo ulese (2x)

1 Comment

Filed under Budaya, Musik, Renungan

Tujuh Wasiat Sunan Drajat

Sunan Drajat atau Raden Qosim adalah seorang wali yang berjiwa dermawan dan sosial, terkenal dengan kearifan dan keluhuran budi. Beliau dalam mengajarkan Islam dilakukan dengan penuh kasih sayang, tanpa disertai dengan paksaan dan kekerasan. Dalam melakukan dakwah melalui lantunan tembang dengan diiringi musik gamelan.

Tujuh Wasiat (pepali pitu) sebagai penuntun hidup manusia yaitu :
1. Memangun resep tyasing sasomo (Kita harus selalu mmebuat senang orang lain)
2. Jroning suka kudu eling lan waspada (Dalam suasana suka, harus ingat dan waspada)
3. Laksmitaning subroto tan nyipta marang pringgabayaning lampah (Dalam perjalanan mencapai cita-cita luhur, kita tidak peduli dengan segala rintangan dan hambatan)
4. Meper hardaning pancadriya (Harus selalu menekan gelora hawa nafsu)
5. Heneng-hening-henung (Dalam suasana dan keadaan diam, kita akan memperoleh keheningan dan dlam hening itulah kita akan mencapai cita-cita luhur)
6. Mulya guna panca waktu (Suatu kebahagiaan lahir dan batin akan kita capai dengan sholat lima waktu)

7. Menehono teken marang wong kan wuta (Berilah petunjuk kepada orang bodoh. Maksudnya adalah kalangan ulama atau orang yang berpengetahuan semestinya memberikan bimbingan dakwah dan petuah kepada siapapun yang belum bisa atau belum tahu agar bisa dijadikan pedoman hidup)
Menehono mangan marang wong kang luwe (Sejahterakanlah kehidupan rakyat yang miskin).
Menehono busono marang wong kang wudo (ajarkanlah budi pekerti, etika kepada orang yang tidak tahu malu)
Menehono ngiyub marang wong kang kudanan (Berilah perlindungan kepada orang yang menderita)

1 Comment

Filed under Budaya, Renungan

Musisi D’Lloyd Bartje V.Houten meninggal dunia

Vokalis group musisi legendaris era 70-an D’Lloyd, Bartje Van Houten meninggal dunia pada hari Jum’at 5 Mei 2017 pukup 13.30 WIB.
Sebagai pencetus group D’Lloyd, ia dikenal dengan lagu-lagunya yang cenderung mencerminkan situasi sosial politik serta ratapan dan kesedihan. Diantara lagu ciptaannya adalah seperti Hidup Dibui, Apa Salah dan Dosaku, Kini Kusadari.

Selamat jalan Bartje Van Houten, karya lagu-lagumu akan selalu terkenang.

Leave a Comment

Filed under jadul 60-70, Renungan

Manfaat Ber-MUSIK

Anda suka mendengarkan musik?.
http://i2.wp.com/terapikecemasan.com/wp-content/uploads/2015/03/HTAudio-teraoi-kecemasan-berlebihan.jpg?resize=80%2C89Mendengarkan musik bukanlah sekedar menjadi hiburan semata. Tanpa disadari sejatinya alunan musik dapat bermanfaat dan memberikan perubahan suasana hati serta dapat membantu Anda untuk berkonsentrasi.
Dengan mendengarkan lagu-lagu dapat memberikan efek pada beberapa bagian otak dan bagus juga untuk relaksasi. Apakah itu jenis musik keroncong, campursari, pop, rock dan dangdut bahkan alunan musik dari nada-nada gamelan.

Dengan bermusik membuat otak dan pikiran menjadi santai, rileks. Secara tanpa di sadari mendengarkan musik ini merangsang kinerja otot-otot syaraf yang dipancarkan oleh otak. Otak akan mendapatkan rangsangan yang diterima oleh telinga kemudian disampaikan ke bagian urat syaraf, sehingga akan berdampak baik untuk kesehatan tubuh.
Memainkan musik favorit bisa membantu mencairkan suasana hati yang buruk, dengar musik yang menyenangkan memicu hormon bahagia yaitu dopamin.
Sangat mungkin seseorang menggunakan musik untuk mengekspresikan hal-hal yang tidak dapat mereka ungkapkan dengan kata-kata. Ini juga bisa bertindak sebagai stimulus untuk membangkitkan kenangan lama untuk disampaikan.
Memilih lagu-lagu yang diinginkan acapkali terkait dengan preferensi pribadi seseorang. Pengaruh genre musik yang berbeda akan sangat tergantung pada preferensi individu. Jika Anda suka dengan musik klasik, maka Anda tidak mungkin bisa mendengarkan musik rock. Begitu juga sebaliknya, bagi orang tidak tahan dengan mendengarkan alunan musik klasik, musik jenis lain mungkin yang akan bisa membangkitkan mereka.
Apapun itu jenis musik Anda jika Anda menyukainya, maka itulah yang bisa bermanfaat bagi Anda.

2 Comments

Filed under Audio, Musik, Renungan

Tembang KenanganKU

Ada dua hal yang tidak bisa dilupakan dalam dunia musik. Pertama adalah lagu yang indah dan berkesan, kedua adalah orang-orang yang terkait dengan lagu atau tembang tersebut. Lagu adalah medium yang paling mudah membawa kita kembali ke suatu masa. 

Tembang kenangan ini ditampilkan untuk mengobati kerinduan akan masa-masa indah yang pernah dilalui. Lewat lagu-lagu jadul tempo doeloe bungSuko mengajak anda untuk memasuki relung-relung perjalanan waktu yang pernah anda lewati.

Terkadang begitu menyentuh hingga tak terasa air mata menetes.

Begitu indah hingga anda tersenyum bahagia.
BAGAIMANA dengan ANDA !!!

2 Comments

Filed under jadul 60-70, Musik, Renungan