Holopis Kuntul Baris = Gotong Royong

Ungkapan Holopis Kuntul Baris ini pernah diungkapkan dan dilontarkan Bung Karno untuk memberi semangat bangsa Indonesia agar ber-Gotong Royong saiyeg saeka praya, saling mengisi dan melengkapi.
Tatkala semangat kebersamaan untuk kepentingan bersama menjadi semakin langka. Interaksi sosial didasarkan pada transaksi ekonomi berorientasi materi. Ruang sosial semakin semrawut dan bising suara televisi menampilkan suara sumbang dan hiburan yang menafikkan akal sehat.
Saatnya kita kembali kepada jatidiri dan karakteristik bangsa untuk Gotong Royong, Holopis Kuntul Baris sebagaimana ungkapan lelagon tembang Gugur Gunung.

Ayo (ayo) Konco (konco)
Ngayahi karyaning projo
Kene (kene) Kene (kene)
Gugur gunung tandang gawe
Sayuk-sayuk rukun
Bebarengan ro kancane
Rilo dan legowo
Kanggo mulyaning negoro
Siji (loro) Telu (papat)
Mlaku papat-papat
Diulang ulungake
Mesti enggal rampunge
Holopis kuntul baris (4X)

Itulah tembang jawa Gugur Gunung karya Ki. Wasitodiningrat [permintaan Bung Karno untuk menciptakan tembang Holopis Kuntul Baris].

3 Comments

Filed under Renungan, tembang jawa

3 Responses to Holopis Kuntul Baris = Gotong Royong

  1. Kalau mendiang Idris Sardi seorang “Maestro” Biola, maka Ki. Wasitodiningrat dikenal pula sebagai seorang yang piawai memainkan Rebab (sama dengan Biola, Rebab adalah alat musik gesek).

    Ki. Wasitodiningrat, sebagai pencipta Tembang Jawa “Gugur Gunung”, juga dikenal dengan nama-nama lainnya, Ki Tjokrowasito, K.R.T. Wasitodipuro, K.R.T. Wasitodiningrat, K.P.H. Notoprojo.

    Selain “Gugur Gunung”, juga dikenal sebagai pencipta lelagon lain yang sangat terkenal karena selalu diputar di RRI (Yogyakarta dan Surakarta) dalam setiap kesempatan acara “mBangun Desa”, yaitu “Modernisasi Desa”, “Kuwi Opo Kuwi”, “Gugur Gunung” (dua yang terakhir ini sudah diunggah Rakamas Wandi). Maturnuwun Rakamas, bagi saya nDalem SUKOASIH memang TopMarkotop 🙂 😀

    • K.R.T. Wasitodiningrat ya Wasi Jolodoro memang pantas untuk mendapatkan predikat setingkat pahlawan seni.
      Pengalamannya segudang, mengajar di California Institute for the Arts, dosen tetap Universitas of California, Berkeley dan San Jose Univercity. Didalam negeri pengajar di Konservatori Tari Indonesia, Akademi Seni Tari Indonesia, dan sebagai pendiri Pusat Olah Vokal Wasitodipura.
      Rakamas ingat nggak kalau Gending Puspawarno (kids of flower) yang direkam di piringan emas oleh Robert E. Brown untuk ikut terbang angkasa Voyager itu adalah karya komposisi K.R.T. Wasitodipuro.

      • Inggih Rakamas Wandi, “Gending Puspawarna” komposisi gamelan Pura Pakualaman di bawah pimpinan KRT Wasitodipuro, memang sebagai salah satu bunyi-bunyian (musik) karya manusia sebagai makhluk dari Bumi yang diikutkan dalam misi angkasa luar Voyager pada tahun 1977, dengan harapan kelak akan ditemu makhluk cerdas dari luar Bumi. Sampai sekarang sudah 37 (tigapuluh tujuh) tahun melanglang jagat raya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.