Persepsi menyikapi sebuah Issue

Dalam kehidupan keseharian, persepsi atau juga sudut pandang acapkali menjadi dasar dari perilaku yang ditampilkan individu. Seseorang yang melihat seekor anjing, dan mempersepsikannya sebagai seekor binatang galak, tentu akan menampilkan perilaku yang berbeda dibandingkan dengan orang lain yang mempersepsikan anjing itu sebagai binatang jinak.
Orang pertama mungkin akan melarikan diri sementara orang kedua mungkin akan mendekati anjing tersebut dan mencoba untuk membelainya. Demikian besar pengaruh persepsi seseorang terhadap perilakunya, sehingga dalam berkomunikasi peran persepsi ini merupakan suatu yang sangat penting. Seringkali orang berdebat adu argumentasi atau bahkan bertengkar karena adanya perbedaan dalam penafsiran suatu issue.

Peristiwa itu tidak perlu terjadi apabila pihak-pihak yang terlibat itu terlebih dahulu menggunakan persepsi mereka tentang hal tersebut. Dengan sendirinya, jelaslah bahwa usaha-usaha untuk menyamakan dalam mengendalikan persepsi merupakan suatu langkah penting untuk menghindari terjadinya konflik.
Demi tercapainya usaha menyamakan persepsi ini, terlebih dahulu perlu diketahui bagaimana terjadinya perbedaan persepsi antara satu individu dengan individu yang lain.

“Kita harus meyakini kebenaran masing-masing ajaran agama. Sedangkan sesama penganut agama dimungkinkan terjadi perbedaan persepsi dalam penafsiran berbagai teks ajaran agama. Keterbukaan untuk saling belajar memaknai agama, akan membantu mencapai kebenaran dari apa yang Tuhan maksudkan dalam setiap perintah dan larangannya”

Leave a Comment

Filed under Renungan, tak berkategori

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.