Gendhing-Gendhing Laggam Jawa

Gendhing Langgam Jawa dengan musik gamelan yang penuh dengan falsafah dan pitutur utama bagi kehidupan pada umumnya.
Salah satu langgam jawa “Babon Angrem” karya/penyusun Cipto yang diawali dengan bawa sekar macapat Asmaradana yang ngemut (memuat piwulang) seperti ini :

“Wus dadi jangkaning nagri, Denya hanggayuh kabagyan, Kanthi ngatur klahirane, Pra putra lan bale wisma, Marsudi kasarasan, Nora kendhat wulang wuruk, Njalari mring katentreman”.

Syair Langgam nya :
“Wiwit iki pakne thole kudu wis mangerti, Bab sing endi aja nganti amberung mung anuruti ati, Mikir ena karepotan kita tembe buri, Tak saguhi pisan kudu bisa ngatur marang klahirane, Tansah dadi ati para putra kang sartane anggula wenthahe, Amarsudi kasarasan banget maedahe, Banget maedahe kabeh kuwi mau uga bisa handayani, Hanjalari kula warga bagya sejahtera kang sejati”.

Leave a Comment

Filed under Audio, Budaya, gendhing jawa, tembang jawa

Gending Jawa Merak Ati – ISI Surakarta

Gending-gending Jawa klasik oleh mahasiswa seni dari Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Surakarta), yaitu Merak Ati, Klewer, Kinanthi dan Udan Mas.

Selamat menikmati gending-gending jawa yang langka ini.

Leave a Comment

Filed under gendhing jawa, Musik

Ganti cover lagu dengan MP3Tag

Tatkala sedang memutar playlist lagu melalui media player biasanya akan muncul cover album dari penyanyi lagu tersebut, namun cover/gambar tersebut kadang kala sudah berganti dengan gambar lain yang tidak sesuai/diganti dengan gambar lain. Untuk menggantinya Anda bisa mengunakan MP3Tag, software gratis dan mudah digunakan. Selain mengganti cover/album art MP3, aplikasi ini bisa juga diguanakn untuk memotong, membuat ringtone, mengubah nama penyanyi, artis, genre dan lain sebaginya.

Berikut cara menggunakannya :
– Buka MP3Tag
– File > Change Directory (Ctrl+D)
– Cari directory tempat anda menyimpan file MP3 > Select Folder
– Pilih file MP3 yang akan anda edit
– Klik kanan dipojok kiri bawah (.JPEG,.PNG) yang akan dijadikan cover/album art mp3.
– Klik Open > pada Toolbar, klik Save. Selesai dan sukses…

Berikut contoh screenshortnya.
imagebam.com
Setelah diputar di Winamp.
imagebam.com

8 Comments

Filed under Musik, Tip & Trik

S. Bekti – Kopi Jae; Langgam Jawa

S. Bekti merupakan penyanyi keroncong era 50-an, muncul di dunia musik genre keroncong saat dibentuknya Radio Orkes Surakarta. S. Bekti ini pernah menduduki juara Lomba Bintang Radio dan Televisi. Sudah banyak lagu-lagu keroncong jawa yang dibawakan olehnya.
Berikut lagu keroncong langgam jawa dari S. Bekti seperti pada album Kopi Jae ini.

  1. Kopi Jae  [S.Bekti, Ismanto]
  2. Hari Kartini  [Herwijati]
  3. Pituturku  [S.Bekti dkk]
  4. Puspawarna  [Herwijati]
  5. Entik-Entik  [Muljani, Ismanto]
  6. Selendang Lurik  [Muljani]
  7. Menyang Pasar  [S.Bekti, Ismanto]
  8. Setya Asih  [Muljani]
  9. Sastrakara  [S.Bekti]
  10. Manuk Glatik  [Ismanto, Mini Sutoyo]
  11. Endahing Desaku  [S.Bekti]
  12. Pilihanku  [Ismanto, S.Bekti]

Link download keseluruhan : disini

3 Comments

Filed under Audio, jadul 60-70, Musik

Soundtrack Film “Dimana Kau Ibu”

Film “Dimana Kau Ibu” 1974 dengan pemain seperti Rano Karno, Lenny Marlina, Mieke Wijaya ini dihiasi backsound dari The Twins asuhan Idris Sardi bersama alunan suara dari Rano Karno, Tanti Yosepha dan Yenny.

Leave a Comment

Filed under Audio, jadul 60-70, Musik

Ribut Rawit – SapuTangan Tanda Kaseh

Ribut Rawit lahir di Ambarawa 1 Januari 1927 merupakan seniman, pemain sandiwara kondang dan penyanyi keroncong yang moncer di era 1950-an. Perintis SriMulat Surabaya ini ikut bermain dalam film Sapu Tangan tahun 1949 bersama P. Kasur, R.A. Srimulat, Astaman, Netty Herawati, M. Jusuf. Kepiawaiannya dalam menyanyi keroncong, ia sempat mendapat julukan “Si Burung Kenari”.
Berikut lagu yang pernah menghiasi alunan musik dalam film Saputangan, seperti Sapu Tangan Tanda Kaseh, Inilah Laguku dan Asamara Dewi bersama Orkes Rayuan Kenchana asuhan Ahmad Jaafar dan M. Jusuf.

Leave a Comment

Filed under Audio, Musik

Sulit mengetahui Judul Lagu, ikuti cara ini.

Ketika sedang mendengarkan sebuah lagu jadul, apakah itu dari radio tetangga ataupun TV misalnya, tetapi Anda tidak kenal judul lagunya. Padahal itu lagu yang Anda sukai. Tanya kepada teman yang lebih tua dengan harapan akan mendapatkan jawaban tentang judulnya, ternyata mereka juga tidak tahu.
Jangan bingung dan gusar, nih cara mudah untuk menemukan judul dari sebuah lagu.

1. Bantuan mBah Google.
Cara efektif ini selain mengetahui judul dan lirik sebuah lagu mp3, juga mendapatkan informasi lsin.
Caranya : Ketik potongan lirik lagu di search Google. Gunakan tanda (*) pada sebelum dan sesudah potongan lirik tadi.
Contoh : *kan kuingat selalu, kan kukenang selalu*

2. Midomi.
Sebagai web browser yang menyediakan jasa layanan untuk mencari judul lagu yang begitu mudah dan cepat.
Caranya : Masuk ke Midomi, klik satu kali [click and sing or hum] secara otomatis akan menangkap frekuensi nyanyian Anda. Tentunya harus disediakan mic terus nyanyi disitu sesuai nada lagunya.

3. Tutanic.
Cara kerjanya, Anda hanya perlu perlu berdendang lagu yang diinginkan. Dengan satu kali klik, Tutanic akan mencocokkan nada lagu dan mencari judul lirik lagu.

4. AudioTag.
Disini, Anda diminta untuk meng-upload file lagunya, atau juga bisa copy paste URL lagu yang ingin Anda cari. Cukup gunakan saja durasi antara 15 – 40 detik. Berikut link : AudioTag

Itulah cara mendari judul dari sebuah lagu melalui Laptop/PC, sementara dengan Smartphone akan dibahas kemudian.
Semoga bermanfaat, sedulur… 🙂

5 Comments

Filed under Musik, Tip & Trik

MasKumambang = Awal dimulainya Kehidupan

MasKumambang merupakan salah satu tembang macapat karya K.G.P.A.A Mangkunagara IV. MasKumambang berasal dari kata Mas yang artinya sesuatu yang terhormat, dimaknai sebagai emas yang terapung (emas kumambang), Kumambang merupakan kata jadian dari akar kata kambang (terapung).
MasKumambang atau awal dimulainya kehidupan, awal mulai perjalanan hidup manusia yang masih berupa embrio di dalam kandungan ibunya, masih belum diketahui jati dirinya (laki-laki atau perempuan).
Kehamilan berlangsung selama 280 hari atau 10 bulan atau 40 minggu, terhitung dari hari pertama haid terakhir. Oleh para pemuka agama meyakini bahwa ruh di tiupkan pada janin saat berusia 120 hari terhitung sejak bertemunya sel sperma dengan ovum.
Secara keseluruhan, tembang macapat sejatinya bercerita tentang perjalanan hidup manusia yang menggambarkan bagaimana seorang manusia hidup sejak lahir mulai belajar dari kanak-kanak, dewasa dan pada akhirnya meninggal. Masing-masing arti dari tembang macapat melambangkan watak atau karakter tersendiri, mulai dari watak sedih atau duka, nasehat, percintaan, kasih sayang hingga kebahagiaan.

Berikut salah satu tembang MasKumambang yang ngemut piwulang luhur.

Wong tan manut pitutur wong tuwa ugi, ha nemu duraka, ing donya tumekeng akhir, tan wurung kasurang-surang.
Menggambarkan tentang akibat seseorang yang tidak patuh terhadap orang tua. Seorang anak yang durhaka tentu akan mendapatkan kesengsaraan, baik di dunia hingga akhir nanti.

Maratani mring anak putu ing wuri, den padha prayitna, ajana kang kumawani, ing bapa tanapi biyang.
Hingga kelak ke anak cucu, oleh karena itu perhatikan sungguh-sungguh, jangan engkau kurang ajar kepada ayah atau ibu.

[sumber foto : kesolo.com]

2 Comments

Filed under Budaya, Musik, Renungan, tembang jawa

Irama Keroncong Asli – R.O.S Surakarta

imagebam.com

Irama Keroncong Asli bersama Radio Orkes Studio  (ROS) Surakarta, Orkes Keroncong Asli Studio RRI Jakarta, Orkes Keroncong Imam Supardi Bandung dan I.K.S.J Yogyakarta, dengan beberapa penyanyi seperti Masnun, Sri Imam. S, Mulyadi, Sunarti, Mujiwarti, Surip, Lena Sasangka, Jauhari.

  1. Pengantin Baru – Mulyadi
  2. Senja Sunyi – Sunarti
  3. Fajar Satria – Mujiwarti
  4. Miss Ribut – Sri Imam. S
  5. Pujaanku – Surip
  6. Panorama – Jauhari
  7. Mamak Biyung I – Lena Sasangka
  8. Tangis Sukamto – Masnun

1 Comment

Filed under Audio, Musik

Vokalis Yon Koeswoyo meninggal dunia

imagebam.com

Diawal tahun 2018, dunia musik kehilangan salah satu musisi terbaiknya yaitu Yon Koeswoyo [Koesyono] yang tergabung dalam band Koes Plus. Anak ke 6 dari Raden Koeswoyo, Yon Koeswoyo lahir di Tuban Jawa Timur, tanggal 27 September 1940. Meninggal hari Jumat 5 Januari 2018  dalam usia 77 tahun.
Koes Plus terbentuk tahun 1969, yang sebelumnya membentuk group musik bernama Koes Bersaudara [Album perdana 1962].
Album Koes Plus Vol. I yang dirilis tahun 1969 adalah Dheg Dheg Plas. (Awan Putih, Derita, Kelelawar, Tiba-Tiba Aku Menangis, Bergembira, Tjintamu Telah Berlalu, Dheg-Dheg Plas, Manis dan Sajang, Hilang Tak Berkesan, Kembali Ke Djakarta, Biar Berlalu dan Lusa Mungkin Kau Datang).

Selamat Jalan Koesyono, karyamu tetap menjadi kenangan yang abadi, dan semoga dapat menginspirasi generasi musisi sekarang.

2 Comments

Filed under Musik, Renungan