Tag Archives: gotong royong

Holopis Kuntul Baris = Bekerja Sama, Bergotong Royong

Ungkapan “Holopis Kuntul Baris” adalah peribahasa jawa, yang artinya saiyeg saeka praya, beberangan mrantasi gawe. Kurang lebih dapat diartikan bekerja dengan bergotong royong.
Kuntul adalah burung sawah, burung yang yang sangat guyub dan rukun. Kata Nenek, tidak ada satupun jenis burung yang bisa berbaris kecuali burung kuntul. Kenapa kuntul tidak ditulis u menjadi o, menghindari konotasi yang lain hahahahaha….

Mari berbaris segaris, duduk sejajar dan berdiri setara, bergandengan tangan menjalankan pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal guna mewujudkan Indonesia adil makmur yang berkeadilan.
Bekerja dengan semangat kebersamaan atau dalam istilah lain dikenal dengan ungkapan “Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe” berat sama dipikul ringan sama dijinjing.

Masaaq….. kita kalah dengan burung kuntul yang bisa guyub dan rukun. Yup…. Nyawiji panunggal antara rakyat dan pemimpinnya.

8 Comments

Filed under Budaya, Renungan, tembang jawa

Gugur Gunung = Per-1-an dan Ke-1-an

Tembang gugur gunung ini menggugah kita semua untuk melakukan tugas keseharian dalam skala kecil dan tugas-tugas bangsa dan negara dalam skala besar dengan tulus dan penuh kegembiraan. Bersatu, rukun, bahu membahu dan ber-GOTONG ROYONG dengan penuh ikhlas akan menjadikan kekuatan maha dahsyat dalam rangka mencapai kejayaan. [ tengok juga tentang holopis kuntul baris kesini ]

Tembang tersebut dapat diterjemahkan kurang lebih seperti berikut ini :
“marilah kawan mengerjakan tugas negara, kemarilah bahu membahu untuk bekerja, menyatu rukun bersama-sama dengan kawan, bekerja bekerja bekerja dengan tulus ikhlas untuk kejayaan negara, satu dua tiga empat (aba2) maju empat-empat, dilakukan secara estafet agar pekerjaan segera selesai, (aba2) holopis kuntul baris, holopis kuntul baris”. lupakah bahwa Gotong Royong adalah jati diri bangsa kita sejak berabad-abad nan lalu|

Leave a Comment

Filed under Budaya, Musik, Renungan, tembang jawa

Holopis Kuntul Baris = Gotong Royong

Ungkapan Holopis Kuntul Baris ini pernah diungkapkan dan dilontarkan Bung Karno untuk memberi semangat bangsa Indonesia agar ber-Gotong Royong saiyeg saeka praya, saling mengisi dan melengkapi.
Tatkala semangat kebersamaan untuk kepentingan bersama menjadi semakin langka. Interaksi sosial didasarkan pada transaksi ekonomi berorientasi materi. Ruang sosial semakin semrawut dan bising suara televisi menampilkan suara sumbang dan hiburan yang menafikkan akal sehat.
Saatnya kita kembali kepada jatidiri dan karakteristik bangsa untuk Gotong Royong, Holopis Kuntul Baris sebagaimana ungkapan lelagon tembang Gugur Gunung.

Ayo (ayo) Konco (konco)
Ngayahi karyaning projo
Kene (kene) Kene (kene)
Gugur gunung tandang gawe
Sayuk-sayuk rukun
Bebarengan ro kancane
Rilo dan legowo
Kanggo mulyaning negoro
Siji (loro) Telu (papat)
Mlaku papat-papat
Diulang ulungake
Mesti enggal rampunge
Holopis kuntul baris (4X)

Itulah tembang jawa Gugur Gunung karya Ki. Wasitodiningrat [permintaan Bung Karno untuk menciptakan tembang Holopis Kuntul Baris].

3 Comments

Filed under Renungan, tembang jawa